Behel gigi, atau kawat gigi, adalah alat ortodonti cekat yang merapikan posisi gigi dan memperbaiki gigitan secara bertahap. Alat ini terdiri dari bracket kecil yang ditempel di permukaan gigi dan kawat yang menghubungkannya. Kawat memberi tekanan ringan yang terkontrol, sehingga gigi bergeser perlahan ke posisi yang direncanakan.
Banyak orang memasang behel untuk alasan estetika. Padahal manfaatnya juga menyangkut kesehatan: gigi yang rapi lebih mudah dibersihkan, gigitan yang seimbang mengurangi beban berlebih pada gigi dan sendi rahang, dan fungsi kunyah menjadi lebih baik. Artikel ini membahas hal-hal dasar yang perlu Anda ketahui sebelum memulai perawatan.
Siapa yang membutuhkan behel?
Behel dianjurkan untuk berbagai kondisi susunan gigi dan rahang, antara lain:
Tidak ada batas usia maksimal. Selama gigi dan jaringan penyangganya sehat, orang dewasa pun bisa menjalani perawatan ortodonti.
Jenis-jenis behel
|
Jenis |
Ciri |
Cocok untuk |
|---|---|---|
|
Behel metal |
Bracket logam, paling kuat dan paling umum |
Hampir semua kasus, termasuk kasus kompleks |
|
Behel keramik |
Bracket berwarna gigi atau transparan, lebih samar |
Pasien yang mementingkan penampilan |
|
Self-ligating |
Bracket dengan pengunci sendiri tanpa karet |
Pasien yang ingin kunjungan kontrol lebih efisien |
|
Lingual |
Dipasang di sisi dalam gigi, tidak terlihat dari depan |
Kasus tertentu, perlu evaluasi khusus |
Selain behel cekat, ada juga clear aligner, yaitu rangkaian cetakan plastik transparan yang bisa dilepas. Pilihan terbaik bergantung pada kondisi gigi, tujuan perawatan, dan gaya hidup Anda, dan ditentukan setelah pemeriksaan oleh dokter gigi spesialis ortodonti. [Tautan internal: Clear Aligner Adalah?]
Tahapan perawatan behel
Berapa lama harus memakai behel?
Lama perawatan berbeda pada tiap orang. Kasus ringan bisa selesai dalam sekitar satu tahun, sedangkan kasus yang lebih kompleks umumnya membutuhkan 18–30 bulan. Faktor yang memengaruhi antara lain tingkat keparahan, usia, kebutuhan pencabutan, dan kedisiplinan pasien datang kontrol serta menjaga alat.
Apakah pasang behel sakit?
Pemasangan behel sendiri tidak sakit. Beberapa hari setelah pemasangan atau kontrol, gigi biasanya terasa ngilu atau tertekan saat mengunyah. Rasa ini wajar dan umumnya mereda dalam 3–5 hari. Makanan lunak dan wax ortodonti untuk menutup bagian yang menggesek pipi dapat membantu selama masa adaptasi.
Merawat gigi selama memakai behel
Hindari behel abal-abal
Behel yang dipasang oleh pihak yang tidak berwenang, termasuk behel "fashion", berisiko menyebabkan gigi goyang, gusi rusak, infeksi, bahkan gigi tanggal. Perawatan ortodonti sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti (Sp.Ort.) yang memahami biomekanika pergerakan gigi dan pertumbuhan rahang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah orang dewasa masih bisa pakai behel? Bisa. Selama gigi dan gusi sehat, usia bukan penghalang. Durasi perawatan pada orang dewasa bisa sedikit lebih lama.
Apakah harus cabut gigi sebelum pasang behel? Tidak selalu. Pencabutan hanya dilakukan bila ruang di rahang tidak cukup, dan keputusannya diambil setelah analisis rontgen dan model gigi.
Berapa biaya pasang behel? Biaya bergantung pada jenis behel, tingkat kesulitan kasus, dan durasi perawatan. Rincian biaya akan dijelaskan setelah konsultasi dan pemeriksaan.
Bolehkah makan seperti biasa saat pakai behel? Sebagian besar makanan tetap boleh, tetapi potong kecil-kecil dan hindari makanan yang sangat keras atau lengket.
Konsultasi behel di Surabaya
Ingin tahu apakah Anda membutuhkan behel dan jenis apa yang paling sesuai? Konsultasikan dengan drg. Dhani Agustina, Sp.Ort. di Orthodontist.id, Surabaya. Buat janji konsultasi di sini.
Artikel ini ditelaah oleh drg. Dhani Agustina, Sp.Ort., dokter gigi spesialis ortodonti.

-Belum ada diskusi di article ini-

Discussion
Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan